Ketua BMPS Jawa Barat Yakini BMPS Kabupaten Bogor Siap Jadi Role Model bagi Daerah Lain

Pendidikan 25 May 2026 17:19 2 min read 23 views By admin

Share berita ini

Ketua BMPS Jawa Barat Yakini BMPS Kabupaten Bogor Siap Jadi Role Model bagi Daerah Lain
Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat, R. Agus Sriyanta.

BOGOR RESPONS – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor sukses menggelar Pelantikan Komisariat Kecamatan sekaligus Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Sabtu (23/5/2026). 

 

Langkah masif ini mendapat apresiasi tinggi dari BMPS Provinsi Jawa Barat yang optimistis Kabupaten Bogor mampu menjadi barometer bagi daerah lain.

 

Jadi Momentum Emas dan Barometer Jawa Barat

 

Ketua BMPS Jawa Barat, R. Agus Sriyanta, menyatakan bahwa pergerakan BMPS Kabupaten Bogor saat ini sangat luar biasa. Sinergi yang dibangun diyakini mampu menjadi katalisator utama dalam mendongkrak kualitas dan kuantitas pendidikan di wilayah tersebut.

 

“Kegiatan ini intinya luar biasa. BMPS Kabupaten Bogor bisa menjadi role model bagi kabupaten/kota yang lain di Jawa Barat dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan,” ujar R. Agus Sriyanta.

 

Agus juga menambahkan, kekuatan BMPS Kabupaten Bogor periode ini semakin solid berkat masuknya sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor ke dalam jajaran kepengurusan. Dukungan dari fungsi legislasi ini dinilai akan memperkuat posisi swasta dalam mengawal kebijakan pendidikan.

 

Fakta Lapangan: Sekolah Swasta adalah Tulang Punggung Pendidikan

 

Sementara itu, Ketua BMPS Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, mengingatkan kembali betapa krusialnya peran sektor swasta bagi Pemerintah Daerah, khususnya di Bumi Tegar Beriman. Menilik data lapangan, roda pendidikan di Kabupaten Bogor nyatanya didominasi oleh institusi swasta.

 

Usep membeberkan data statistik yang cukup mencengangkan:

• Jenjang PAUD: Memiliki 3.124 sekolah dan seluruhnya (100%) dikelola oleh swasta tanpa ada status negeri.

• Jenjang SMP: Sekolah negeri hanya berjumlah 111 sekolah, berbanding terbalik dengan sekolah swasta yang mencapai 682 sekolah.

 

"Artinya, secara tidak langsung sekolah swastalah yang menopang dan mendorong roda pendidikan di Kabupaten Bogor. Tidak mungkin jika hanya mengandalkan sekolah negeri, pendidikan di Kabupaten Bogor dapat berjalan maksimal," tegas Usep.

 

Instruksi Tegas: Pengurus Kecamatan Wajib Gandeng Muspika

 

Menutup jalannya acara, Usep Nukliri menginstruksikan dengan tegas kepada seluruh pengurus komisariat kecamatan yang baru dilantik untuk segera bergerak melakukan konsolidasi.

 

Ia meminta pengurus di tingkat akar rumput tidak berjalan sendiri, melainkan aktif menjalin kolaborasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). 

 

Dan Ia juga memberikan gambaran ketimpangan jumlah sekolah di daerah seperti Kecamatan Nanggung yang hanya memiliki satu SMP Negeri namun memiliki lebih dari lima SMP Swasta.

 

"Kami ingin pengurus di kecamatan berkoordinasi dengan Muspika agar kolaborasi mencerdaskan anak bangsa ini benar-benar berjalan nyata," pungkasnya.

PT Bogor Respons Milenial