Kawal Ketat Proyek Bendungan Cibet, Bupati Bogor Optimis Target Selesai Lebih Cepat
BOGOR RESPONS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memacu penyelesaian pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional Bendungan Cibet.
Hingga pertengahan 2026 ini, progres pembebasan lahan infrastruktur vital tersebut dilaporkan telah menembus angka 90 persen.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pihak Pemkab Bogor bergerak aktif memonitor sekaligus mendampingi tim lapangan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar sisa 10 persen lahan tersisa dapat segera tuntas.
“Pembebasan lahan Bendungan Cibet sudah mencapai sekitar 90 persen. Sisanya masih dalam proses penyelesaian. Kami bersama BBWS dan Kementerian PU terus melakukan koordinasi serta membantu tim agar proses percepatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Rudy Susmanto.
Meski skema awal dan timeline teknis penuntasan lahan diagendakan berjalan hingga tahun 2028, Rudy optimistis target tersebut bisa dimajukan lebih awal berkat kerja sama antarlembaga yang terjalin solid.
Menurutnya, ritme pengerjaan di lapangan sepanjang 2026 ini menunjukkan tren positif, sehingga target penyelesaian akhir dapat digeser ke akhir tahun 2027.
“Jadwal tahapan sudah berjalan sesuai rencana. Prosesnya berlangsung pada periode 2026 hingga 2027, dan kami berharap yang sebelumnya ditargetkan selesai pada 2028 dapat dipercepat hingga akhir tahun 2027,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa proyek Bendungan Cibet memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya. Keberadaan bendungan ini diproyeksikan menjadi benteng utama pengendalian banjir sekaligus penyedia sumber daya air baku.
“Pembangunan Bendungan Cibet menjadi salah satu upaya penting dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata mulai dari pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir, hingga mendukung kebutuhan harian masyarakat,” pungkasnya.
Ia memungkas bahwa Pemkab Bogor berkomitmen untuk mengawal proyek ini hingga tuntas agar dampak dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.
Related Articles