Jalur Puncak 2 Mandek, Presidium Bogor Timur Tagih Janji Pemprov Jawa Barat!!
BOGOR RESPONS – Presidium Bogor Timur meminta komitmen nyata dari jajaran pemerintah daerah dan provinsi terkait kelanjutan proyek pembangunan Jalur Puncak 2.
Proyek strategis yang direncanakan menghubungkan kawasan Sentul, Sukamakmur, hingga Kabupaten Cianjur ini dinilai krusial untuk mengurai kemacetan parah serta mendorong pertumbuhan wilayah baru.
Ketua Presidium Bogor Timur, Nafizul Alhafiz Rana, menegaskan bahwa masyarakat saat ini menuntut realisasi dari komitmen alokasi anggaran yang sebelumnya sempat dibahas untuk membiayai megaproyek akses jalan tersebut.
Komitmen Anggaran Rp800 Miliar Harus Segera Terealisasi
Menurut Nafizul, masyarakat Bogor Timur sangat berharap agar usulan anggaran sebesar Rp800 miliar untuk pengerjaan Jalur Puncak 2 dapat segera diwujudkan.
Proyek ini tidak hanya menjadi alternatif infrastruktur, melainkan juga kunci utama bagi masa depan pemekaran wilayah dan kemudahan aksesibilitas publik ke pusat pemerintahan yang baru kelak.
"Kami masyarakat Bogor menuntut komitmen. Bagaimana penganggaran 800 miliar untuk Jalur Puncak 2 bisa direalisasikan secepatnya, karena kami meyakini ini adalah janji yang harus dipenuhi demi kepentingan bersama," ujar Nafizul Alhafiz Rana, Senin (25/5/2026).
Akses Vital Menuju Pusat Pemerintahan Baru
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa urgensi dari pembangunan jalur ini bertambah berkali-kali lipat mengingat posisinya yang membelah area strategis. Selain sebagai jalur logistik dan wisata alternatif, kawasan yang dilintasi Puncak 2 diproyeksikan akan menjadi urat nadi utama yang menghubungkan masyarakat menuju wilayah pusat pemerintahan baru di masa mendatang.
Tanpa adanya kepastian infrastruktur yang memadai, rencana tata ruang dan pemekaran wilayah yang dinantikan masyarakat dikhawatirkan akan berjalan di tempat atau mengalami keterlambatan yang merugikan.
Percepatan Pembangunan Desa di Sukamakmur hingga Cianjur
Nafizul menekankan dampak berantai (multiplier effect) dari selesainya proyek ini terhadap ekonomi pedesaan. Jalur ini akan melewati banyak desa tertinggal maupun berkembang di sepanjang Kecamatan Sukamakmur hingga berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.
"Jalur Puncak 2 ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain mengurai kemacetan ekstrem di jalur utama Puncak yang ada hari ini, kehadiran akses baru tersebut jelas akan mempercepat proses pemerataan pembangunan ekonomi bagi desa-desa di wilayah Sentul, Sukamakmur, sampai Cianjur," tutupnya.
Related Articles