Sambut Laga Pembuka Piala AFF 2026, Bupati Bogor Pastikan Penataan Kawasan Pakansari Maksimal

Olahraga 26 Jul 2026 13:48 2 min read 16 views By admin

Share berita ini

Sambut Laga Pembuka Piala AFF 2026, Bupati Bogor Pastikan Penataan Kawasan Pakansari Maksimal
Stadion Pakansari, Cibinong, Siap Menggelar Laga Pembuka Piala AFF 2026 Dengan Penataan Kawasan, Kebersihan Fasilitas, serta Penertiban Lalu Lintas dan UMKM Secara Maksimal.

BOGOR RESPONS – Menjelang digelarnya ajang sepak bola bergengsi Piala AFF 2026 pada Senin (27/7), Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan berbagai persiapan. 

 

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan penataan Stadion Pakansari beserta kawasan sekitarnya disiapkan secara maksimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu, suporter, dan masyarakat.

 

Penataan tersebut tidak hanya berfokus pada kelayakan stadion utama sebagai tempat bertanding, tetapi juga menyentuh aspek kebersihan, kenyamanan, keamanan, hingga kerapian kawasan pendukung di sekitarnya.

 

Rudy Susmanto mengungkapkan, penunjukan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah pertandingan perdana Piala AFF 2026 merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus amanah yang harus dijaga bersama seluruh elemen masyarakat.

 

"Kita tidak hanya membawa nama baik Kabupaten Bogor, tetapi juga membawa wajah bangsa Indonesia," tegas Bupati Bogor.

 

Menurutnya, kesiapan daerah dalam menyelenggarakan ajang olahraga bertaraf internasional akan menjadi cerminan positif bagi dunia luar, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara cermat dan matang.

 

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu menginstruksikan pemeliharaan penuh terhadap seluruh fasilitas penunjang di dalam maupun luar Stadion Pakansari. Kebersihan toilet, kelayakan tribun, kondisi lapangan, serta sarana vital lainnya menjadi perhatian paling utama.

 

Ia menekankan bahwa kualitas sarana olahraga di Pakansari harus tetap berada dalam standar penyelenggaraan laga internasional agar para pemain, ofisial, dan penonton merasa nyaman sepanjang acara.

 

Selain area dalam stadion, pembenahan kawasan luar juga menjadi poin krusial. Perangkat daerah terkait diinstruksikan untuk mengatur manajemen lalu lintas, penyediaan kantong parkir resmi, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL).

 

Langkah ini diambil agar aktivitas ekonomi warga lokal tetap bertumbuh tanpa mengganggu aksesibilitas lalu lintas menuju area pertandingan.

 

"Kita ingin ekonomi tetap bergerak, pedagang tetap berjualan, tetapi semuanya harus tertata dengan baik. Jangan sampai parkir liar menghambat akses masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan," pungkasnya.

PT Bogor Respons Milenial