Kebut Target 7 Hari, Disdik Kabupaten Bogor Rehab Total Sarana Prasarana di SDN Cijayanti 04
BOGOR RESPONS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor bergerak cepat memprioritaskan perbaikan total sarana dan prasarana di SD Negeri Cijayanti 04, Kecamatan Babakanmadang. Langkah taktis ini diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin (25/5/2026).
Disdik Kabupaten Bogor menargetkan proyek akselerasi fasilitas pendidikan yang rusak ini rampung dalam waktu singkat, yakni selama 7 hari atau ditargetkan selesai pada 1 Juni 2026 mendatang.
Bertahun-tahun Mengajukan, Kepsek Menangis Haru
Merespons realisasi tersebut, Kepala SDN Cijayanti 04, Ika Rustika, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Pasalnya, kondisi beberapa fasilitas sekolah sudah masuk dalam kategori mendesak (urgent) dan membahayakan keselamatan siswa, mulai dari atap bocor, toilet rapuh yang rawan ambruk, hingga keramik lantai yang pecah-pecah.
“Alhamdulillah, setelah saya menerima kabar baik adanya rencana perbaikan di sekolah ini, saya mau jungkir balik saking bunggah (senang) dan terharu. Karena sebelumnya kami tiap tahun terus mengajukan, dan alhamdulillah sekarang sudah mulai tahap perbaikan,” ungkap Ika dengan mata berkaca-kaca, Senin (25/5/2026).
Anggaran APBD 2026: Keramik Diganti Granit, Turap Diperkuat
Sementara itu, Kabid Sarpras Disdik Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, menegaskan bahwa intervensi ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kelayakan fasilitas belajar-mengajar di tahun anggaran 2026.
“Hari ini kita melakukan rehabilitasi kepada tiga ruang kelas karena kondisinya harus ada rehab di bagian plafon, lalu kita pun akan melakukan pengecatan ulang pada dinding bangunan sekolah,” urai Yanto.
Tak tanggung-tanggung, Disdik juga meng-upgrade material bangunan agar lebih tahan lama, serta membangun infrastruktur pengaman area sekolah.
Beberapa poin utama pengerjaan meliputi mengganti keramik lama yang rusak dengan material granit, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) atau turap untuk mencegah longsor dan perbaikan total toilet sekolah serta ruang perpustakaan.
Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Rawat Aset Daerah
Yanto menyebutkan bahwa seluruh pembiayaan rehabilitasi ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor dengan nilai estimasi mencapai ratusan juta rupiah.
“Rehab ini menggunakan APBD kurang lebih sekitar Rp 600-700 juta,” sebut Yanto.
Di akhir keterangannya, Yanto mengingatkan pihak manajemen sekolah untuk bersama-sama menjaga aset daerah yang telah diperbaiki ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami meminta kepada pihak sekolah untuk menjaga dan merawat bangunan yang sudah diperbaiki nantinya. Dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi siswa saat melaksanakan proses belajar mengajar,” pungkasnya.