Tekan Pengangguran, Disnaker Kabupaten Bogor Gandeng SMKN 1 Cariu Buka 2.000 Lowongan Kerja
BOGOR RESPONS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus bergerak agresif untuk memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Pemkab Bogor berkolaborasi dengan SMKN 1 Cariu menggelar bursa kerja bertajuk Job Fair Expo pada Rabu (20/5).
Langkah taktis ini diinisiasi langsung atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai upaya nyata menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bogor. Menariknya, momentum ini juga digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Nana Mulya, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dan sektor industri dalam agenda ini sangat tinggi.
"Dalam Job Fair Expo kali ini, tersedia hampir 2.000 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 22 perusahaan mitra. Sejauh ini, sudah ada 1.500 pencari kerja yang terdaftar, di mana mayoritas merupakan alumni SMKN 1 Cariu serta warga sekitar," ujar Nana di lokasi acara.
Tidak hanya menyediakan akses lowongan kerja, pihak Disnaker juga memberikan kemudahan administratif dengan menghadirkan layanan pembuatan dan pencetakan Kartu AK 1 (Kartu Kuning) secara langsung (on the spot) bagi para pelamar.
Kejar Target Penurunan Angka Pengangguran BPS
Upaya jemput bola ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2025, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor masih berada di angka 7,69 persen.
"Kegiatan ini adalah wujud komitmen konkret Pemkab Bogor untuk terus mengikis angka pengangguran tersebut tahun demi tahun," tegas Nana.
Disnaker Kabupaten Bogor memastikan program bursa kerja ini tidak berhenti di Cariu saja. Dalam waktu dekat, layanan bursa kerja serupa akan kembali dibuka pada gelaran Kabogor Fest.
Buka Peluang Kerja ke Jepang dan Eropa
Selain memfasilitasi penempatan kerja domestik, Disnaker kini tengah melebarkan sayap ke pasar internasional. Pemkab Bogor aktif menjalin kerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi.
"Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang memiliki impian berkarier di luar negeri, kami membuka peluang penempatan ke Jepang hingga beberapa negara di Eropa. Silakan langsung kunjungi booth Disnaker di Kabogor Fest nanti," tambahnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Disnaker juga intensif melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Bogor.
Langkah kurikulum ini diambil agar kompetensi dan keahlian yang diajarkan di bangku sekolah bisa langsung matching (sesuai) dengan kebutuhan riil Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Related Articles