Semarakkan HJB ke-544, Karang Taruna Kabupaten Bogor Gelar Turnamen Voli Istimewa di Malasari
BOGOR RESPONS – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Karang Taruna Kabupaten Bogor resmi menggelar Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Kabupaten Bogor tahun 2026.
Kompetisi ini berlangsung meriah mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2026, bertempat di Lapangan Voli Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Pembukaan turnamen dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, jajaran pemuda kecamatan, serta para peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Nanggung.
Usung Konsep Sport Tourism untuk Kenalkan Potensi Malasari
Turnamen ini tidak hanya sekadar menghadirkan kompetisi olahraga yang sengit, tetapi juga dirancang sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi wisata alam di wilayah Bogor Barat melalui konsep sport tourism. Pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai sangat strategis.
Selain dikenal memiliki panorama alam yang memukau, Desa Malasari juga menjadi salah satu sentral penyelenggaraan peringatan HJB ke-544 tahun ini. Kehadiran turnamen ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.
Dongkrak Ekonomi Lokal dan Sektor UMKM
Dampak positif dari Turnamen Voli Istimewa ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Selain menggerakkan aktivitas kepemudaan, turnamen ini menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Banyaknya penonton dan pendukung yang hadir memadati Lapangan Citalahab membuat lapak-lapak pedagang lokal ramai pembeli sepanjang turnamen berlangsung, sehingga roda perekonomian desa berputar lebih cepat.
Meratakan Gaung Hari Jadi Bogor hingga ke Pelosok
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menegaskan bahwa semangat Hari Jadi Bogor harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Pihaknya sengaja membawa acara besar ini keluar dari pusat kota.
“Hari Jadi Bogor ke-544 ini harus dirasakan gaungnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di pusat kota, tetapi hingga ke pelosok desa seperti Malasari di Kecamatan Nanggung,” ujar Heri.
Ia menambahkan, bola voli dipilih karena merupakan olahraga merakyat yang sangat dekat dengan keseharian warga, sehingga mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana yang sehat, positif, dan kompetitif.
Related Articles