Respons Kebutuhan Warga, Pemkab Bogor Sabet Penghargaan MURI Lewat Pelayanan 100 Jam Tanpa Jeda
BOGOR RESPONS – Layanan publik tanpa batas waktu yang digelorakan Pemkab Bogor akhirnya berbuah penghargaan nasional.
Jajaran pejabat Pemkab Bogor bersama unsur Forkopimda serta Kepolisian Polres Bogor tampak kompak memamerkan piagam penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) di atas panggung utama penutupan Gebyar Pelayanan 100 Jam Nonstop.
Raihan rekor dunia-Indonesia ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat kebutuhan dokumen dan perizinan masyarakat, yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Pemkab Bogor Sabet Penghargaan MURI Lewat Pelayanan 100 Jam Tanpa Jeda
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memaparkan bahwa rekor 100 jam pelayanan nonstop ini memicu perlunya evaluasi jam operasional kantor-kantor perizinan ke depan. Menurutnya, karakteristik Kabupaten Bogor sebagai wilayah penyangga ibu kota membuat mobilitas warganya sangat tinggi.
"Banyak masyarakat kita yang pulang kerja sore hari, bahkan sampai di Bogor malam hari. Jika mereka ingin mengurus beberapa perizinan, maka seharusnya kantor perizinan pun bisa menyesuaikan untuk buka sampai malam hari," ungkap Bupati Bogor saat diwawancara awak media, Jum'at (22/5/2026).
Pemkab Bogor Evaluasi Jam Operasional Kantor Perizinan Agar Bisa Buka Hingga Malam Hari
Rudy Susmanto menilai kantor pelayanan publik, khususnya bidang perizinan dan investasi, memiliki fungsi penopang ekonomi yang tidak bisa disamakan begitu saja dengan jam kerja reguler SKPD lainnya.
Dari hasil uji coba 100 jam nonstop ini, ia membuka peluang adanya kebijakan khusus terkait fleksibilitas waktu pelayanan di masa mendatang.
"Pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi terkait yang telah menyukseskan agenda ini," ujarnya
"Kita tidak ingin HJB hanya dirayakan dengan kemeriahan acara internal, melainkan dengan menghadirkan wadah pelayanan bermanfaat yang menyentuh langsung seluruh masyarakat Kabupaten Bogor," pungkasnya.
Related Articles