Viral Video Penodongan di Warung Jamu Citeureup, Polisi Buru 3 Pelaku Berparang
BOGOR RESPONS - Sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan aksi penodongan menggunakan senjata tajam (sajam) di sebuah warung jamu di Kampung Kamurang, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial.
Video berdurasi 29 detik yang diunggah oleh akun Instagram @buronan_kampung tersebut merekam detik-detik mencekam saat tiga orang pelaku mendatangi warung jamu pada malam hari. Salah satu pelaku terlihat menenteng senjata tajam jenis parang dan memaksa penjual untuk menyerahkan minuman.
Respons Cepat Kepolisian dan Olah TKP
Merespons keresahan warga akibat video viral tersebut, jajaran Polsek Citeureup langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam. Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari korban.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, mengonfirmasi bahwa anggotanya sudah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah video tersebut beredar luas.
"Dari kejadian viral kemarin di warung jamu tersebut, terjadi aksi pengancaman dengan senjata tajam untuk meminta sesuatu. Anggota kami sudah ke lokasi tadi malam, cek TKP, olah TKP, dan bertemu langsung dengan korban," ujar Kompol Eddy Santosa kepada awak media, Selasa (14/7/2026).
Pelaku Hanya Gasak Sebotol Minuman
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, komplotan pelaku yang diduga berjumlah dua hingga tiga orang tersebut tidak menggasak uang tunai. Mereka hanya membawa kabur sebotol minuman sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.
"Yang berhasil diambil oleh orang tersebut hanya satu botol minuman. Setelah diambil, pelaku langsung pergi," jelas Kapolsek.
Kompol Eddy juga memastikan bahwa insiden pengancaman ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Saat ini, polisi fokus mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi guna mengidentifikasi para pelaku yang wajahnya sempat terekam kamera CCTV.
"Dari hasil pemeriksaan di TKP, sampai saat ini belum ada korban (luka/jiwa) yang dialami oleh warga. Untuk pelaku, sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami akan meminta keterangan ke saksi-saksi di sekitarnya," tambahnya.
Antisipasi Kerawanan, Patroli Malam Diperketat
Guna mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali, Polsek Citeureup berkomitmen untuk meningkatkan intensitas keamanan di wilayah hukumnya. Kompol Eddy mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berjanji akan memperketat pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan di malam hari.
"Dengan adanya kejadian tersebut, kami dari Polsek Citeureup akan meningkatkan patroli tengah malam, karena ini kejadiannya malam hari. Khususnya di tempat-tempat yang rawan, termasuk tempat-tempat penjualan minuman atau jamu akan lebih banyak dipatroli lagi," pungkasnya.
Related Articles