Fantastis!! Ini Daftar 5 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Paling Tajir Melintir Periode 2024-2025
BOGOR RESPONS — Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik para anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024–2025 kini tengah menjadi sorotan hangat publik.
Rincian data kekayaan para wakil rakyat tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu diskusi publik mengenai transparansi anggaran.
5 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Memiliki Kekayaan Terbanyak
Berdasarkan data infografis resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat diunggah ulang oleh akun pemantau publik @infobogorbarat_id, terlihat pergeseran dan dinamika nominal harta kekayaan yang cukup signifikan dari total 55 anggota legislatif yang menjabat di Bumi Tegar Beriman.
Dari puluhan nama legislator yang menduduki kursi parlemen daerah tersebut, terdapat lima figur utama yang mencatatkan total kekayaan paling fantastis pada pelaporan LHKPN terbaru untuk periode ini. Berikut adalah rincian profil lima anggota DPRD Kabupaten Bogor terkaya.
Okke Ferdinansah Fauzi (Fraksi Golkar) – Juara Bertahan di Puncak
Okke Ferdinansah Fauzi menempati posisi pertama sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor tertajir. Perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 ini tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar Rp146,989 Miliar pada laporan terbaru.
Meskipun mengalami sedikit penurunan sekitar Rp300 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp147,289 Miliar, posisinya masih belum tergoyahkan sama sekali di puncak terkaya dengan selisih angka yang sangat jauh dari anggota lainnya.
Usup (Fraksi PPP) – Lonjakan Kekayaan Paling Signifikan
Di posisi kedua ditempati oleh legislator asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Usup, yang berangkat dari Dapil 3. Berbeda dengan tren penurunan beberapa anggota lain, kekayaan Usup justru melonjak sangat signifikan pada pelaporan terbaru menjadi Rp27,883 Miliar.
Angka tersebut naik sebesar Rp3,352 Miliar dari posisi tahun sebelumnya yang berada di angka Rp24,530 Miliar.
Nunur Nurhasdian (Fraksi PKB) – Mengalami Penyusutan
Perwakilan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Dapil 2, Nunur Nurhasdian, menduduki peringkat ketiga dalam daftar ini. Pada pelaporan LHKPN terbaru, Nunur mengantongi kekayaan senilai Rp16,643 Miliar.
Angka ini tercatat mengalami penyusutan atau penurunan sebesar Rp1,450 Miliar jika dibandingkan dengan total kekayaannya di tahun fiskal sebelumnya yang mencapai Rp18,093 Miliar.
Ansori Setiawan (Fraksi Gerindra) – Tren Positif yang Konsisten
Politisi Partai Gerindra dari Dapil 2, Ansori Setiawan, berada di urutan keempat. Grafik harta kekayaan Ansori menunjukkan tren positif yang cukup konsisten dari tahun ke tahun.
Sebelumnya, kekayaannya berada di angka Rp13,920 Miliar, dan berhasil meningkat sebesar Rp1,793 Miliar hingga menyentuh total Rp15,713 Miliar pada laporan terbaru.
Achmad Maulana (Fraksi Golkar) – Kenaikan Tipis di Lima Besar
Menutup daftar lima besar legislator terkaya, ada nama Achmad Maulana yang juga merupakan rekan satu partai Okke di Fraksi Golkar, mewakili Dapil 1.
Ia mencatatkan total harta kekayaan sebesar Rp13,965 Miliar. Angka ini mengalami kenaikan tipis atau fluktuasi positif sebesar Rp91 juta dari raihan tahun sebelumnya yang bernilai Rp13,875 Miliar.
Catatan Untuk Legislatif di Kabupaten Bogor
Publikasi data LHKPN oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini merupakan instrumen penting bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.
Keterbukaan informasi ini diharapkan menjadi alat kontrol sosial yang efektif dalam mengawal integritas, transparansi, serta akuntabilitas para wakil rakyat yang duduk di kursi parlemen daerah sepanjang masa jabatan mereka.
Related Articles